Setiap orang tua mendambakan anaknya menjadi shalih dan shalihah. Keshalihan anak adalah jaminan orang tua dalam mendapatkan kebahagiaan di dunia dan di akhirat. Anak yang shalih adalah anak yang memiliki akidah yang benar, akhlak yang mulia, akal yang cerdas, tubuh yang sehat, dan aktivitas yang baik.
Untuk mencetak anak yang shalih diperlukan sistem pendidikan yang terpadu, yaitu penerapan kurikulum nasional (Pendidikan Berkarakter) dan kurikulum inti sekolah (Pendidikan Islam). Sistem tersebut memadukan seluruh aspek kecerdasan dan potensi anak, serta menyinergikan keterlibatan sekolah, orang tua, dan masyarakat.
Perpaduan kurikulum Pendidikan Berkarakter yang diperkaya dengan Pendidikan Islam dirumuskan untuk membentuk karakter dan kepribadian muslim yang shalih. Pengembangan karakter difokuskan pada empat pembelajaran: Pembinaan Al-Qur’an, Pengembangan Matematika dan Sains, Pengembangan Bahasa, dan Life Skill, dengan memperhatikan delapan ranah kecerdasan (Multiple Intelligences), serta pembiasaan shalat, membaca Al-Qur’an, akhlak mulia, kreativitas, dan kesederhanaan.
Lihat juga: Visi & Misi · Sejarah · Struktur Organisasi
